Assalamualaikum...


(✿
Hanya kisah aNNa. Hanya [bebelan] aNNa.
Hitam putih hidupku. Terus mencari cahaya demi menyuluh kegelapan.
Senyum Sampai Pengsan! )

Wednesday, September 5, 2012

Curahan Hati Seorang Lelaki Terjaga



Curahan Hati Seorang Lelaki Terjaga...

aNNa: Wahh...gambar retis lagi. Ehekss~ Sekarang kan citer ADAM & HAWA tengah fofular. Hero & heroin, dua dua pun aNNa suka. Terbaik dari angkasa lepas~~ Memang seindah karya Aisya Sofea di mana pengarah tak banyak ubah jalan cerita novel ADAM & HAWA ni. I loike~~



*********************************************************************************************************************************


Dengarkanlah... Curahan Hati Seorang Lelaki Terjaga...

Wahai Saudari Kami... 
Mungkin kalian pernah mendapati kami dalam keadaan dingin dan membisu 
Padahal bisa saja, kami membuka pembicaraan dan memecahkan suasana bersama kalian 
Namun kami sadar, bahwa tak layak bagi kami bermudah-mudah dikarena khawatir hal itu akan mengikis kadar rasa malu kalian kepada kami.



Mungkin kalian pernah merasa risih ketika kami tidak memperhatikan wajah ketika berbicara dengan kalian?
Padahal memandang kalian ketika berbicara adalah mudah bagi kami,
Namun dengan memalingkan wajah, kami berharap agar kalian akan lebih berhati-hati dalam berbicara dan menjadikan keadaan itu lebih suci bagi hati masing-masing.

Wahai Saudariku...
Mungkin kamu akan mengatakan aku aneh ketika aku melarangmu menelefonku
Padahal, bisa saja aku mengangkatnya setiap saat engkau menelefonku
Namun aku belajar untuk menghargai seseorang yang berhak akan mendampingimu kelak, dengan cara tidak berduaan denganmu dalam keadaan yang tidak ada yang menemani.





Mungkin kamu akan kesal apabila aku tak memberikan pesan penyemangat ketika engkau melaporkan kepadaku tentang kegiatanmu hari ini
Padahal mudah saja jika aku harus mengirimkan sebuah pesan tersebut agar membuat jiwamu menjadi lebih bersemangat mengerjakannya
Namun, keberadaanku di sekitarmu ku harap tidak menggoyahkan kesucian hatimu dengan mengirimkan kepadamu pesan-pesan yang seharusnya tidak pernah kamu terima dariku jika itu justru akan membuatmu berangan-angan.

Wahai Saudariku...
Bisa jadi sebuah harapan pernah terbesit dihatimu sehingga mungkin engkau akan merasa gundah ketika aku tidak pernah meminta meminangmu.
Padahal, bisa saja aku lakukan itu agar hatimu senang
Namun aku sadar bahwa aku belum siap, maka aku redamkan lidah ini untuk menyatakannya di dalam diam.

Mungkin kamu akan datang memintaku agar kamu menantiku
Padahal aku mampu mengizinkan permintaanmu itu
Namun, apakah kamu tidak merasa sakit ketika suatu saat jodohku adalah bukan dirimu? Bukankah usahamu untuk bersamaku dengan cara menantikanku adalah sia-sia?

Atau mungkin saja kamu akan merasa gelisah ketika aku tidak pernah memintamu menungguku
Padahal bisa saja permintaan itu akan engkau indahkan ketika aku memintanya kepadamu
Namun aku mencintaimu atas dasar kesucian, maka aku tidak akan memintamu untuk itu hanya karena ingin mempersilahkan laki-laki shaleh lain untuk meminangmu




Bukankah kesucian yang aku inginkan untuk menikahimu? Jika demikian, maka lebih baik engkau menikah kepada laki-laki yang telah siap meminangmu tanpa harus membuatmu menunggunya.
Atau bisa jadi, kamu bosan karena terlalu lama menungguku untuk menyatakan sebuah ungkapan-ungkapan indah kepadamu
Padahal, bisa saja aku menyatakan itu untuk menyenangkan hatimu
Namun, Diam adalah caraku mencintaimu karenaNya, berharap hal itu lebih memelihara kesucian hatiku dan hatimu setelahnya...


Sumber: Annisa Mutiara Hati



*********************************************************************************************************************************






aNNa: Aiyokkk!! Pandai-pandailaa kita mencorakkan perasaan dalam hati. Hati kita, tanggungjawab kita! Terkadang ada yang berkata, it comes naturally. Bukan dipaksa-paksa. Yeah...memang betul laa tu. Tapi, persoalannya bagaimana untuk menguruskannya selepas rasa cinta terhadap seseorang itu datang? Pilihan terlalu banyak. Mahu terus hanyut dibuai perasaan? Mahu menahan rasa dan bersabar control jiwa? Perlu diingat. HATI ADALAH RAJA DALAM KERAJAAN DIRI. Dengarkan kata pujangga di bawah. Semoga bermanfaat duhai yang ku sayang!!





Kalau hati seperti air, jangan dibiar ia keruh,
Kalau hati seperti awan, jangan dibiar ia mendung,
Kalau hati seperti bulan, jangan dibiar ia gerhana,
Ingatlah...
Hati adalah raja dalam kerajaan diri,
Hati adalah wadah untuk hidayah, iman & takwa,
Hati adalah nilaian Allah terhadap hamba-Nya,
Hati adalah penentu keselamatan pada Hari Akhirat,
Hati menjadi rebutan antara malaikat & syaitan,
Hati adalah kamar ketenangan dalam diri manusia,
Hati adalah sumber himpunan rasa yang ada dalam diri manusia!!


aNNa: Nah! Jika segalanya bersumberkan dari hati, apa yang perlu kita lakukan? Tepuk dada tanyalah hati~ 


2 comments:

  1. Cite adam n hawa ni kat mana?sape pelakon?mcm best jek..hihi

    ReplyDelete
  2. Kat mana? Mcm mana nak jawab tu.. Kat M'sia..kat Astro Mustika. Takde macam dah, for me its extremely ohsem! Hiks!!

    ReplyDelete